Bupati dan Wakil Bupati Rokan Hulu Turun Langsung di Potang Balimau: Tradisi Sakral Melayu yang Menggema Hingga Dunia*
Rokan Hulu- Bupati Rokan Hulu, Anton Hasibuan, dan Wakil Bupati Syafruddin Poti, memimpin tradisi sakral Potang Balimau di Pujasera Sungai Batang Lubuh Pasir Pengaraian, Selasa (17/02).

Ribuan warga memadati kawasan tersebut untuk mengikuti ritual warisan leluhur Melayu dalam menyambut bulan suci Ramadan.
Tradisi Potang Balimau bukan sekadar seremoni, melainkan simbol perlawanan terhadap lupa dan modernitas yang mengikis akar budaya. Di tepian Sungai Batang, air menjadi saksi penyucian diri, penghapus dendam, dan peneguh niat memasuki bulan penuh ampunan.

Bupati Anton Hasibuan menyampaikan pesan yang menggema, tegas, dan sarat makna. “Potang balimau yang kita laksanakan hari ini bertujuan untuk mensucikan diri, membersihkan hati, dan saling bermaaf-maafan. Sehingga ibadah puasa dapat kita jalankan tanpa beban, tanpa hambatan, dengan hati yang bersih dan tenang,” tegasnya.

Kehadiran pejabat daerah, tokoh adat, dan masyarakat menunjukkan komitmen menjaga identitas budaya dan tradisi. Potang Balimau di Rokan Hulu telah menjadi tradisi turun-temurun, mengikat hubungan manusia dengan Tuhan, dan memperkuat solidaritas sosial.ยน
(DR)






