Ada-ada saja, Catut Nama Sejumlah Jurnalis Demi Cuan dari Dinas,Kini Jadi Buah Bibir Masyarakat

DAERAH276 Dilihat

Ada-ada saja, Catut Nama Sejumlah Jurnalis Demi Cuan dari Dinas,Kini Jadi Buah Bibir Masyarakat

Rohul, Riau —Suasana kebersamaan usai kegiatan Sholat Subuh Berjamaah menjelang peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) Kabupaten Rokan Hulu ke-26 justru diwarnai kegelisahan di kalangan wartawan. Sejumlah jurnalis merasa kesal dan kecewa setelah mengetahui nama mereka diduga dicatut oleh seorang oknum wartawan untuk kepentingan pribadi, demi memperoleh sejumlah uang dari salah satu dinas di lingkungan Pemkab Rokan Hulu.

Menurut keterangan salah seorang wartawan yang namanya ikut dicatut, tindakan itu dilakukan tanpa izin dan tanpa konfirmasi terlebih dahulu.

> “Saya kaget waktu tahu nama saya dicantumkan dalam daftar itu, padahal saya tidak pernah diminta persetujuan. Ini jelas merugikan dan mencoreng nama baik saya sebagai wartawan,” ujarnya dengan nada kesal, Selasa (14/10/2025).

Ia menilai tindakan tersebut sangat tidak etis dan bertentangan dengan kode etik jurnalistik.

> “Kami bekerja berdasarkan kepercayaan publik dan integritas. Kalau ada oknum yang pakai nama wartawan lain untuk cari keuntungan pribadi, itu harus ditindak,” tegasnya.

Tidak hanya satu orang, beberapa wartawan lain juga mengaku mengalami hal serupa. Mereka menyayangkan perbuatan tersebut dan menuntut agar pelaku segera memberikan klarifikasi serta permintaan maaf secara terbuka. Jika tidak, mereka berencana membawa kasus ini ke ranah hukum.

Salah satu perwakilan jurnalis lokal juga mengingatkan agar instansi pemerintah lebih berhati-hati dalam berinteraksi dengan pihak-pihak yang mengaku mewakili media.

> “Kami minta dinas jangan mudah percaya kepada siapa pun yang mengaku membawa nama wartawan. Cek dulu kebenarannya, karena sekarang banyak oknum yang mencari kesempatan demi uang,” ujarnya.

Kasus ini kini menjadi perhatian serius di kalangan insan pers di Rokan Hulu. Para jurnalis menegaskan bahwa tindakan mencatut nama wartawan lain demi keuntungan pribadi bukan hanya melanggar etika, tetapi juga mencoreng marwah profesi jurnalis yang seharusnya menjunjung tinggi kejujuran dan tanggung jawab moral kepada publik.

Sementara itu, salah satu sumber dari dinas Pemkab Rohul yang dikonfirmasi membenarkan adanya pemberian bantuan kepada rekan-rekan wartawan usai kegiatan tersebut.

> “Iya bang, saya bantu kegiatan untuk kawan-kawan wartawan. Ada 50 nama yang dikirim, jadi kita bantu Rp3 juta, ditransfer ke rekening atas nama Darmansyah,” ungkap sumber dari pihak dinas.

Namun saat media ini mencoba menghubungi Darmansyah melalui nomor WhatsApp yang tersambung dan berdering, panggilan tidak direspons. Hingga berita ini ditayangkan, yang bersangkutan belum memberikan keterangan apa pun terkait dugaan pencatutan nama wartawan tersebut.

(Tim Redaksi)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *