
HUT KE-27 ROKAN HULU DI TENGAH HUJAN: EKONOMI TUMBUH 6,79 PERSEN, DEFISIT ANGGARAN JADI TANTANGAN PEMBANGUNAN!
Anton Paparkan Capaian Pembangunan, dari 84 Sekolah Direvitalisasi hingga 500 Lowongan Kerja; Masyarakat Menanti Bukti Nyata Pemerataan Kesejahteraan
ROKAN HULU, RIAU — Puncak peringatan Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu berlangsung khidmat di tengah guyuran hujan di halaman Kantor Bupati Rokan Hulu, Senin (12/10/2026). Di bawah tema “Maju Berenergi Membangun Negeri”, Bupati Anton, S.T., M.M., menyampaikan sejumlah capaian pembangunan sekaligus mengakui tantangan fiskal dan defisit anggaran yang menuntut pemerintah daerah menentukan skala prioritas.
Momentum hari jadi ini bukan sekadar seremoni tahunan. Bagi masyarakat, peringatan tersebut menjadi kesempatan untuk melihat sejauh mana pertumbuhan ekonomi, pembangunan infrastruktur, pelayanan kesehatan, pendidikan, dan penciptaan lapangan kerja benar-benar berdampak terhadap kehidupan sehari-hari.
Apel bersama dihadiri Wakil Bupati Syafaruddin Poti, Pj Sekda H. Yusmar, Ketua DPRD Hj. Sumiartini, anggota DPR RI Achmad, unsur Forkopimda, mantan Wakil Bupati H. Indra Gunawan, Raja Lima Luhak, tokoh adat, tokoh agama, serta berbagai elemen masyarakat.
Peserta apel terdiri atas personel TNI-Polri, Satpol PP, pemadam kebakaran, ASN, guru, mahasiswa, pelajar, dan organisasi kemasyarakatan.
Ekonomi Tumbuh 6,79 Persen, Seberapa Besar Dampaknya bagi Rakyat?
Dalam amanatnya, Bupati Anton memaparkan bahwa pertumbuhan ekonomi Kabupaten Rokan Hulu mencapai 6,79 persen. Angka tersebut, menurut data yang disampaikan dalam pidatonya, melampaui pertumbuhan Provinsi Riau sebesar 4,59 persen dan nasional sebesar 5,13 persen.
Capaian ini menjadi modal penting bagi pembangunan daerah. Namun, pertumbuhan ekonomi juga perlu diukur dari dampaknya terhadap pendapatan rumah tangga, daya beli masyarakat, penyerapan tenaga kerja, serta kemampuan pelaku usaha kecil bertahan dan berkembang.
Pemerintah Kabupaten Rokan Hulu turut mendorong UMKM melalui program Kurda Asa, berupa pinjaman modal sebesar Rp5 juta dengan bunga ditanggung pemerintah daerah.
Program tersebut diharapkan membuka peluang bagi pelaku usaha kecil untuk meningkatkan produksi dan memperluas pasar. Tantangannya adalah memastikan akses pembiayaan tepat sasaran, mudah dijangkau, serta memberikan manfaat nyata bagi masyarakat yang membutuhkan.
Janji 500 Lowongan Kerja, 50 Perusahaan Direncanakan Terlibat
Di sektor ketenagakerjaan, pemerintah daerah merencanakan kegiatan job fair yang melibatkan 50 perusahaan dengan target sekitar 500 lowongan pekerjaan.
Rencana ini menjadi kabar yang patut diperhatikan, terutama bagi pencari kerja dan generasi muda di Rokan Hulu.
Akan tetapi, keberhasilan program tidak cukup diukur dari jumlah perusahaan yang hadir atau lowongan yang diumumkan. Masyarakat juga membutuhkan informasi mengenai jenis pekerjaan, kualifikasi pelamar, besaran upah, dan jumlah pencari kerja yang benar-benar berhasil ditempatkan.
Publik tentu berharap rencana tersebut berujung pada penyerapan tenaga kerja yang terukur, bukan berhenti sebagai agenda seremonial.
Infrastruktur Digenjot, Rokan Hulu Bersiap Menjadi Tuan Rumah MTQ 2027
Pembangunan infrastruktur turut menjadi perhatian pemerintah daerah, mulai dari peningkatan dan rekonstruksi jalan hingga pembangunan gedung DPRD.
Rokan Hulu juga mempersiapkan diri menjadi tuan rumah Musabaqah Tilawatil Quran (MTQ) Provinsi Riau 2027.
Kesiapan tersebut membutuhkan perencanaan yang matang, dukungan anggaran yang terukur, serta pengawasan agar pembangunan berjalan sesuai ketentuan dan menghasilkan fasilitas yang bermanfaat dalam jangka panjang.
Di tengah tantangan fiskal yang diakui pemerintah sendiri, penentuan prioritas menjadi faktor penting. Infrastruktur yang dibangun harus menjawab kebutuhan masyarakat, termasuk akses transportasi, aktivitas ekonomi, dan konektivitas antardaerah.
Rp79,44 Miliar untuk Revitalisasi Pendidikan, 17.340 Siswa Terima Seragam Gratis
Di bidang pendidikan, pemerintah memaparkan alokasi revitalisasi terhadap 84 satuan pendidikan dengan nilai sekitar Rp79,44 miliar sepanjang 2025–2026.
Selain itu, sebanyak 17.340 siswa menerima paket seragam gratis. Pemerintah juga mempersiapkan pembangunan Sekolah Garuda dan Sekolah Rakyat.
Angka-angka tersebut menunjukkan besarnya perhatian terhadap sektor pendidikan. Namun, hasil akhirnya tetap perlu dilihat dari kualitas bangunan, kelengkapan fasilitas belajar, kenyamanan siswa, serta pemerataan akses pendidikan hingga ke wilayah pelosok.
Masyarakat berhak memperoleh informasi yang jelas mengenai pelaksanaan program, penggunaan anggaran, dan manfaat yang telah dirasakan para penerima.
Pelayanan Kesehatan: Baru 10 dari 23 Puskesmas Memiliki Rawat Inap
Sektor kesehatan masih menyimpan pekerjaan rumah yang tidak ringan.
Bupati menyampaikan bahwa program pemeriksaan kesehatan gratis telah menjangkau 56 dari total 145 desa dan kelurahan. Sementara itu, dari 23 puskesmas di Rokan Hulu, baru 10 yang memiliki fasilitas rawat inap.
Data tersebut memperlihatkan perlunya upaya berkelanjutan untuk memperluas jangkauan pelayanan kesehatan dan meningkatkan fasilitas dasar.
Bagi warga di wilayah yang jauh dari pusat layanan, ketersediaan tenaga kesehatan, fasilitas pemeriksaan, akses rujukan, serta kemampuan menangani kondisi darurat merupakan kebutuhan mendasar.
Pemerataan pelayanan kesehatan perlu menjadi bagian penting dari prioritas pembangunan daerah berikutnya.
Defisit Anggaran Diakui, CSR Dunia Usaha Didorong
Salah satu poin penting dalam amanat Bupati Anton adalah pengakuan bahwa tantangan fiskal dan defisit anggaran mengharuskan pemerintah menetapkan prioritas pembangunan serta memperkuat kolaborasi dengan dunia usaha melalui program tanggung jawab sosial perusahaan atau CSR.
Dukungan dunia usaha diarahkan untuk sejumlah kebutuhan strategis, di antaranya pembangunan Islamic Center, Pasar Modern Pasir Pengaraian, rehabilitasi jalan Ujung Batu–Pasir Pengaraian, serta pembangunan 34 unit rumah layak huni.
Kolaborasi pemerintah dan perusahaan dapat menjadi salah satu jalan mempercepat pembangunan. Namun, pelaksanaannya perlu didukung transparansi, kejelasan sumber pendanaan, mekanisme penyaluran, dan pelaporan hasil agar manfaatnya dapat diketahui publik.
CSR semestinya menjadi instrumen pendukung pembangunan yang terarah dan bertanggung jawab, bukan pengganti kewajiban pemerintah dalam mengelola anggaran dan memenuhi pelayanan dasar masyarakat.
HUT ke-27 Bukan Hanya Perayaan, tetapi Momentum Evaluasi
Peringatan Hari Jadi ke-27 Rokan Hulu turut diisi pemotongan tumpeng dan penyerahan sertifikat penghargaan kepada desa, kecamatan, organisasi perangkat daerah, serta pelajar berprestasi yang telah mengharumkan nama daerah.
Dalam amanatnya, Anton mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat kebersamaan. Menurutnya, pembangunan tidak dapat dilakukan pemerintah sendiri, tetapi membutuhkan sinergi masyarakat, dunia usaha, tokoh adat, tokoh agama, dan generasi muda.
Pesan tersebut menjadi penting di tengah berbagai kebutuhan pembangunan yang harus dipenuhi dengan kemampuan fiskal yang terbatas.
Masyarakat tentu mengharapkan pertumbuhan ekonomi yang tinggi berjalan seiring dengan terbukanya lapangan kerja, meningkatnya mutu pendidikan, meluasnya pelayanan kesehatan, membaiknya infrastruktur, dan semakin kuatnya ekonomi rakyat.
Pada akhirnya, ukuran keberhasilan pembangunan bukan hanya besarnya angka pertumbuhan atau banyaknya program yang diumumkan, melainkan perubahan nyata yang dirasakan masyarakat.
Memasuki usia ke-27, Rokan Hulu memiliki peluang untuk melangkah lebih maju. Namun, peluang itu harus disertai pelaksanaan program yang terukur, penggunaan anggaran yang bertanggung jawab, pengawasan yang efektif, dan keterbukaan informasi kepada publik.
Tema “Maju Berenergi Membangun Negeri” diharapkan tidak berhenti menjadi slogan perayaan, melainkan menjadi komitmen bersama untuk mewujudkan Rokan Hulu yang lebih sejahtera, adil, dan merata.
Selamat Hari Jadi ke-27 Kabupaten Rokan Hulu. Maju bukan hanya dalam angka, tetapi juga dalam kesejahteraan rakyat.
Catatan redaksi: Angka capaian dan rencana program dalam berita ini mengacu pada bahan sambutan yang diberikan. Data pelaksanaan, realisasi anggaran, serta perkembangan program perlu diverifikasi lebih lanjut melalui instansi terkait.
Darwin Rambe
Portal kembar Grup










