Jalan Provinsi Batang Kumu- Tambusai Utara 5 KM Rusak Parah,Ketua DPP LSM CNI: Jangan Tunggu Korban Jiwa!

BERITA UTAMA129 Dilihat

Jalan Provinsi Batang Kumu- Tambusai Utara 5 KM Rusak Parah,Ketua DPP LSM CNI: Jangan Tunggu Korban Jiwa!

ROKAN HULU, RIAU — Kondisi Jalan Lintas Tambusai–Tambusai Utara, tepatnya di wilayah Desa Batang Kumu, Kecamatan Tambusai, Kabupaten Rokan Hulu, Riau, menjadi sorotan serius.

Ruas jalan yang disebut merupakan jalan provinsi tersebut dilaporkan mengalami kerusakan cukup parah. Lubang-lubang menganga terlihat di sejumlah titik, sementara kondisi permukaan jalan yang rusak juga menimbulkan debu yang mengganggu pengguna jalan.

Kerusakan tersebut disebut membentang kurang lebih 5 kilometer. Kondisi ini dikhawatirkan dapat meningkatkan risiko kecelakaan, terutama bagi pengendara sepeda motor dan kendaraan yang melintas setiap hari.

Persoalan ini mendapat perhatian dari DPP LSM Cakrawala Nabati Indonesia.
Ketua Umum DPP LSM Cakrawala Nabati Indonesia, Ramlan Lubis, mendesak Pemerintah Provinsi Riau melalui Gubernur Riau dan instansi terkait agar segera memberikan perhatian khusus terhadap kondisi jalan tersebut.

“Jangan sampai pemerintah baru bergerak setelah terjadi korban jiwa. Keselamatan masyarakat harus menjadi prioritas. Kami meminta Gubernur Riau melihat langsung kondisi jalan di Batang Kumu,” tegas Ramlan.

Menurutnya, kerusakan jalan tidak boleh hanya ditangani dengan perbaikan sementara apabila kondisi kerusakannya sudah berat.

“Kalau setiap tahun hanya tambal sulam, sementara lubang kembali terbuka, tentu masyarakat mempertanyakan efektivitas penanganannya. Yang dibutuhkan masyarakat adalah jalan yang aman dan layak dilalui,” ujarnya.

Ramlan juga mengingatkan pemerintah terhadap persoalan jalan provinsi di wilayah Sontang, Kecamatan Bonai Darussalam, Rokan Hulu, yang sebelumnya menjadi perhatian masyarakat karena kondisi jalan dan genangan pada sejumlah titik.

Ia meminta pemerintah melakukan langkah antisipatif sebelum terjadi kecelakaan serius.

“Jangan menunggu ada korban jiwa baru kemudian ramai dilakukan penanganan. Pemerintah memiliki kewenangan dan tanggung jawab untuk memastikan infrastruktur jalan yang menjadi kewenangannya aman bagi masyarakat,” kata Ramlan.

Kabupaten Rokan Hulu merupakan salah satu daerah penting dalam sektor perkebunan kelapa sawit di Provinsi Riau.

Aktivitas perkebunan membutuhkan dukungan infrastruktur jalan yang memadai karena jalan menjadi jalur penting bagi mobilitas masyarakat sekaligus distribusi hasil perkebunan.
Karena itu, kondisi jalan yang rusak dinilai tidak hanya menyangkut keselamatan pengguna jalan, tetapi juga berkaitan dengan kelancaran aktivitas ekonomi masyarakat.

DPP LSM Cakrawala Nabati Indonesia meminta pemerintah tidak memandang persoalan ini sebagai keluhan biasa.
“Rokan Hulu memiliki aktivitas ekonomi yang besar. Jangan sampai masyarakat dan pelaku usaha harus menghadapi persoalan transportasi akibat jalan yang rusak. Kami meminta pemerintah hadir dengan solusi nyata,” tegas Ramlan.

DESAK PEMPROV RIAU TURUN KE LAPANGAN
DPP LSM Cakrawala Nabati Indonesia meminta Pemprov Riau melakukan pemeriksaan langsung terhadap ruas Jalan Lintas Tambusai–Tambusai Utara di Desa Batang Kumu.

LSM tersebut juga meminta agar pemerintah menjelaskan kepada masyarakat mengenai kondisi teknis jalan, kewenangan penanganan, serta rencana perbaikan apabila hasil pemeriksaan menunjukkan kerusakan berat.

Bagi masyarakat, persoalannya sederhana: jalan harus aman untuk dilalui.
Jangan sampai lubang yang hari ini dianggap sebagai kerusakan biasa berubah menjadi tragedi yang tidak dapat dikembalikan.

Kini perhatian publik tertuju kepada Pemerintah Provinsi Riau. Apakah Jalan Lintas Tambusai–Tambusai Utara akan segera mendapatkan penanganan serius, atau masyarakat kembali harus menunggu sampai kerusakan semakin parah?
(DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *