Kades Kepenuhan Timur Azhar Bantah Tuduhan Kuasai Kebun Desa: “Tidak Ada Hibah Kebun Sawit dari H. BTR, Itu Berita Menyudutkan dan Tak Berdasar

DAERAH123 Dilihat

Kades Kepenuhan Timur Azhar Bantah Tuduhan Kuasai Kebun Desa: “Tidak Ada Hibah Kebun Sawit dari H. BTR, Itu Berita Menyudutkan dan Tak Berdasar”

ROKAN HULU — Kepala Desa Kepenuhan Timur, Azhar, membantah keras pemberitaan yang menuding dirinya menguasai kebun sawit milik desa yang disebut berasal dari hibah seorang tokoh masyarakat berinisial H. BTR.
Ia menegaskan, informasi yang menyebut adanya kebun hibah seluas 7 hektare untuk anak yatim dan janda itu tidak benar dan tidak pernah ada.

> “Saya tegaskan, tidak ada kebun sawit hibah dari H. BTR untuk anak yatim atau janda seperti yang diberitakan. Itu mengada-ada dan tidak sesuai fakta di lapangan,” kata Azahra, Selasa (28/10/2025).

 

Menurut Azhar, kebun sawit desa Kepenuhan Timur adalah hasil program resmi pemerintah desa, bukan hibah dari pihak mana pun.
Ia menjelaskan, dulunya kebun desa merupakan kebun karet, kemudian dialihfungsikan menjadi kebun sawit baru yang saat ini masih dalam tahap pertumbuhan dan belum menghasilkan.

> “Kebun desa kami masih muda, baru ditanam sawit dan belum produktif. Pengelolaannya dilakukan resmi oleh pemerintah desa dan sebagian lahan digunakan untuk program ketahanan pangan masyarakat,” ujarnya.

 

Menanggapi tuduhan bahwa dirinya mengalihkan lahan kebun milik desa dari hibah H. BTR seluas 7 Ha ke milik pribadinya itu, Azhar menegaskan bahwa tudingan itu tidak berdasar dan sangat merugikan posisinya sebagai Kepala Desa dan sebagai pribadi.

> “Saya tidak pernah mengambil hasil kebun desa. Silakan datang langsung ke desa kami, kami terbuka untuk siapa pun, termasuk wartawan. Kami bisa tunjukkan mana kebun sawit desa dan mana kebun pribadi saya,” tegasnya.

 

Azhar juga menyayangkan munculnya pemberitaan yang menuding adanya hibah kebun sawit seluas 7 hektare dari H. BTR. Ia menilai kabar tersebut tidak jelas sumbernya dan berpotensi merusak nama baik pemerintah desa dan pribadinya.
Semestinya berita itu dimuat harus memiliki dasar dan sumber yang jelas serta akurat, bahwa H. BTR selalu tokoh Riau itu kan masih ada orangnya, semestinya untuk mendapat informasi yang akurat dan dapat dipertanggung jawabkan bisa dihubungi lansung beliau, agar berita ini tidak menjadi sebuah fitnah ditengah publik yang akan dapat meyudutkan dan merugikan dirinya.

> “Berita itu tidak jelas asal-usulnya dan hanya menyudutkan saya sebagai kepala desa. Tolong jangan buat berita yang menyesatkan masyarakat. Semua bisa dibuktikan di lapangan,” ujarnya.

 

Ia berharap agar media massa tetap berpegang pada prinsip verifikasi dan keberimbangan sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Pers.

> “Kami tidak menolak kritik, tapi tolong beritakan sesuai fakta. Jangan sampai informasi yang tidak benar justru menimbulkan fitnah,” tutupnya.

 

Sebelumnya, sebuah media daring memberitakan dugaan penguasaan kebun sawit seluas 7 hektare di Desa Kepenuhan Timur yang disebut merupakan hibah dari H. BTR untuk anak yatim dan janda. Namun, klarifikasi resmi dari Kades Azhar menegaskan bahwa tidak ada hibah kebun sawit yang dimaksud tersebut, dan pemberitaan yang beredar tidak memiliki dasar serta tidak sesuai fakta yang sebenarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *