Malam Nuzulul Quran, Ikhtiar Bupati Anton Membangun Karakter Generasi Muda Rohul Lewat Cahaya Al-Quran*

DAERAH7 Dilihat

*Malam Nuzulul Quran, Ikhtiar Bupati Anton Membangun Karakter Generasi Muda Rohul Lewat Cahaya Al-Quran*

​Rohul | pengamat.com – Di bawah kemegahan kubah Masjid Agung Islamic Center Rokan Hulu, suasana malam Sabtu (6/3/2026) terasa berbeda. Ribuan pasang mata tertuju pada mimbar, sementara lantunan ayat suci Al-Quran menggema halus, membasuh dahaga spiritual masyarakat yang hadir. Malam itu bukan sekadar peringatan kalender Hijriah; malam itu adalah momentum menjemput keberkahan Nuzulul Quran 1447 H.

​Bupati Rokan Hulu, Anton, ST, MM, bersama Wakil Bupati H. Syafruddin Poti, hadir di tengah-tengah jamaah. Kehadiran mereka bukan sekadar formalitas pejabat daerah, melainkan simbol kepemimpinan yang ingin mendekatkan diri pada Al-Quran sebagai kompas kehidupan.

​Dalam sambutannya yang menyentuh, Bupati Anton menyoroti realitas dunia modern. Di tengah deru perkembangan teknologi yang tak terbendung dan derasnya arus informasi yang seringkali membingungkan, Al-Quran disebutnya sebagai satu-satunya pegangan yang tak akan lekang oleh zaman.

​”Al-Quran bukan sekadar aksara untuk dibaca atau diperlombakan keindahannya. Ia adalah pedoman yang mengajarkan kita kejujuran, persaudaraan, dan kepedulian sosial. Di tengah krisis moral yang terjadi di belahan dunia, nilai-nilai Al-Quranlah yang harus menjadi ‘sauh’ agar kita tidak hanyut,” tegas Bupati Anton.

​Harapan besar pun dititipkan kepada generasi muda Rokan Hulu. Bupati menekankan pentingnya menumbuhkan kecintaan terhadap Al-Quran sejak dini agar lahir generasi yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga berakhlak mulia.

​Malam kian larut, namun semangat jamaah tak pudar. Prof. Dr. Muhammad Syaippudin, M.Ag, Guru Besar UIN SUSQA Riau, memberikan siraman rohani yang mendalam mengenai sejarah turunnya Al-Quran, yang kemudian dilanjutkan dengan sesi mengaji bersama—sebuah tradisi yang terus dihidupkan untuk menjaga identitas Rokan Hulu sebagai daerah religius.

​Namun, keberkahan malam itu tidak berhenti pada kata-kata. Implementasi dari nilai “kepedulian sosial” yang disebutkan Bupati langsung diwujudkan dalam aksi nyata. Bersama perwakilan Kemenag Rohul, Bupati dan Wakil Bupati menyerahkan berbagai bantuan secara simbolis:
​100 Mushaf Al-Quran untuk memakmurkan Masjid Agung Islamic Center.
​Santunan untuk 20 Anak Yatim melalui Baznas Rohul.
​Bantuan khusus bagi para Mubaligh dan Mubalighah sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi mereka mensyiarkan agama.



​Peringatan ini juga menjadi ajang silaturahmi akbar. Tampak hadir Ketua DPRD Rohul, unsur Forkopimda, Sekda Rohul, para Kepala OPD, Ketua Baznas, hingga para tokoh masyarakat dan tokoh agama. Kehadiran mereka mencerminkan satu visi: membangun Rokan Hulu yang maju dan sejahtera melalui fondasi spiritual yang kuat.

​Melalui peringatan Nuzulul Quran ini, terpancar doa kolektif agar Kabupaten Rokan Hulu senantiasa diberkahi oleh Allah SWT. Sebuah ajakan pun terlontar bagi seluruh masyarakat untuk mulai menghidupkan budaya membaca dan mengamalkan Al-Quran, dimulai dari meja makan di rumah sendiri hingga ke tengah masyarakat luas.

​Malam itu, Masjid Agung Islamic Center bukan hanya menjadi saksi bisu sebuah seremoni, melainkan menjadi saksi lahirnya tekad baru untuk menjadikan Al-Quran sebagai pelita yang menyinari langkah menuju masa depan Rokan Hulu yang lebih damai dan penuh keberkahan. (Kominfo/JK).

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *