Musorkablub KONI Rohul: 26 Cabor Aktif Jadi Modal Utama Menata Masa Depan Olahraga Rokan Hulu

PERISTIWA72 Dilihat

Musorkablub KONI Rohul: 26 Cabor Aktif Jadi Modal Utama Menata Masa Depan Olahraga Rokan Hulu

ROKAN HULU – Musyawarah Olahraga Kabupaten Luar Biasa (Musorkablub) Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Rokan Hulu resmi digelar sebagai momentum strategis untuk menata kembali struktur organisasi dan merumuskan arah pembinaan olahraga di wilayah berjuluk Negeri Seribu Suluk tersebut.

Forum yang berlangsung di Pendopo Rumah Dinas Bupati Rokan Hulu, Pasir Pengaraian, pada 10 Agustus 2026 ini dihadiri oleh Plt Ketua KONI Rohul Rusdi Hidayatullah, S.K.M., Ketua Panitia Ade Irwan Hudayana, Pj Sekda Yusmar, perwakilan KONI Provinsi Riau Khoirul Fahmi, serta unsur Forkopimda termasuk Dandim dan Kapolres Rohul.

Dalam musyawarah tersebut, terungkap data bahwa terdapat 36 cabang olahraga (cabor) yang terdaftar di KONI Rohul. Namun, dari jumlah tersebut, hanya 26 cabor yang masih aktif melakukan kegiatan pembinaan dan kompetisi.

Kondisi ini mengindikasikan adanya potensi besar yang belum tergali secara optimal. Keberadaan 26 cabor aktif menjadi modal dasar bagi kepengurusan baru untuk membangun sistem pembinaan yang lebih profesional, transparan, dan berkelanjutan. Sementara itu, 10 cabor yang belum aktif memerlukan perhatian khusus agar dapat kembali beroperasi dan berkontribusi terhadap ekosistem olahraga daerah.

Sebagai Plt Ketua KONI, Rusdi Hidayatullah menghadapi tanggung jawab berat untuk memastikan proses Musorkablub berjalan sesuai AD/ART sekaligus mempersiapkan fondasi organisasi ke depan. Ia menegaskan bahwa prestasi tidak lahir sekadar dari struktur kepengurusan, melainkan dari sinergi antara atlet berkualitas, pelatih kompeten, kompetisi rutin, fasilitas memadai, dan dukungan lintas sektor.

“Musorkablub ini bukan sekadar agenda memilih pemimpin, tetapi tentang bagaimana kita mengelola potensi menjadi prestasi nyata,” ujar Rusdi dalam forum tersebut.

Ketua Panitia Ade Irwan Hudayana juga menekankan pentingnya keterlibatan seluruh pengurus cabor sebagai ujung tombak pembinaan. Menurutnya, mekanisme musyawarah harus dijalankan secara tertib dan demokratis untuk menghasilkan keputusan yang legitimitas.

Kehadiran Pj Sekda Yusmar dan unsur TNI-Polri menunjukkan komitmen pemerintah daerah dan aparat keamanan dalam mendukung pengembangan olahraga. Sinergi ini diharapkan tidak berhenti pada seremonial Musorkablub, melainkan diterjemahkan ke dalam dukungan kebijakan dan anggaran yang nyata bagi atlet dan cabor.

Representatif KONI Provinsi Riau, Khoirul Fahmi, turut memberikan arahan agar KONI Rohul mampu melahirkan kepemimpinan yang visioner dan berorientasi pada prestasi, baik di tingkat provinsi maupun nasional.

Musorkablub kali ini dipandang sebagai titik balik bagi olahraga Rokan Hulu. Tantangan terbesar ke depan adalah bagaimana mentransformasi data 26 cabor aktif menjadi medali dan prestasi yang membanggakan. Publik dan insan olahraga menunggu bukti kerja nyata dari kepengurusan hasil Musorkablub, bukan sekadar pergantian kursi jabatan.

(DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *