Keluhan Pekerja PT RAS: Rumah Rusak, Rencana Rumah Baru Malah Jadi Lapangan Bola*

BERITA UTAMA199 Dilihat

*Keluhan Pekerja PT RAS: Rumah Rusak, Rencana Rumah Baru Malah Jadi Lapangan Bola*

*ROKAN HULU, – Puluhan pekerja di PT Riau Anugrah Sentosa (RAS) yang berada di Desa Teluk Sono, Kecamatan Bonai Darussalam, Kabupaten Rokan Hulu mengeluhkan kondisi perumahan yang tidak layak huni.

Keluhan memuncak setelah salah seorang anak pekerja digigit kalajengking akibat kondisi rumah yang rusak, Jumat (11/9/2026).

Salah seorang pekerja menyampaikan kepada awak media bahwa anak keduanya digigit kalajengking yang masuk ke dalam rumah.

“Kejadiannya karena kondisi perumahan tidak layak. Dindingnya sudah busuk dan bolong, lantainya juga pecah-pecah. Kami takut ke depan ada ular dan lipan masuk karena banyak celah antara lantai dan papan,” ujarnya.

Lapor ke Perusahaan, Jawaban Tak Memuaskan*
Setelah kejadian tersebut, orang tua korban telah melaporkan ke pimpinan PT RAS yang diwakili Askep dan Asisten.

Namun jawaban yang diberikan dinilai tidak memuaskan. “Kasihkan garam untuk sementara,” jawab pihak perusahaan, menurut pengakuan pekerja tersebut.

Karena tidak puas dengan jawaban itu, kasus ini kemudian dilaporkan kepada Kongres Aliansi Federasi Serikat Buruh Perkebunan Indonesia (FSBPI-KASBI) Riau, Waonasokhi Giawa.

Rencana Pembangunan Rumah Baru Mandek*
Pekerja juga menyoroti rencana pembangunan rumah baru di Afdeling V yang dijanjikan sejak 2025. Hingga kini pembangunan belum terealisasi.

“Dana yang sudah direncanakan untuk pembangunan rumah baru itu diarahkan ke mana? Kami tidak tahu. Bahkan tapak rumah yang direncanakan malah sudah dijadikan lapangan bola sampai sekarang,” tegasnya.

Ia meminta pimpinan PT RAS segera memperbaiki rumah yang ditempati pekerja.

“Untuk apa kami tempati rumah itu jika anak kami tidak aman. Kami keluar sebentar ke kamar mandi jika mati lampu, kalajengking dan lipan masuk ke rumah,” pungkasnya.

FSBPI-KASBI Siap Kawal ke Jalur Hukum*
Menanggapi keluhan tersebut, Ketua FSBPI-KASBI Riau Waonasokhi Giawa mendesak pimpinan PT Riau Anugrah Sentosa agar segera menanggapi.

“Apabila keluhan anggota pekerja di PT RAS tidak ditanggapi, kami siap mengawal sampai ke ranah hukum sesuai undang-undang yang berlaku,” tegas Waonasokhi.

Hingga berita ini diterbitkan, belum ada keterangan resmi dari pihak PT Riau Anugrah Sentosa.

Pimpinan Redaksi Cakrawalanews membuka ruang konfirmasi dan klarifikasi atau hak jawab jika ada pihak yang merasa keberatan atas pemberitaan ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

News Feed