Luar Biasa! Kapolsek Ujungbatu Basah Kuyup Siram Jagung Demi Ketahanan Pangan, Aksi Nyata yang Menginspirasi

BERITA UTAMA348 Dilihat

Luar Biasa! Kapolsek Ujungbatu Basah Kuyup Siram Jagung Demi Ketahanan Pangan, Aksi Nyata yang Menginspirasi

ROKAN HULU, RIAU – Di saat cuaca panas terik melanda Kecamatan Ujungbatu dan hujan tak kunjung turun selama beberapa hari, sebuah pemandangan yang menginspirasi terlihat di lahan jagung binaan Polri di Desa Ngaso, Kecamatan Ujungbatu, Kabupaten Rokan Hulu.

Kapolsek Ujungbatu, Jusup Purba, tidak hanya memberikan arahan dari balik meja. Dengan penuh semangat, ia turun langsung ke lahan pertanian membantu petani melakukan penyiraman tanaman jagung yang mulai membutuhkan pasokan air akibat cuaca panas berkepanjangan.

Aksi tersebut menjadi simbol kuat komitmen Polri dalam mendukung program ketahanan pangan nasional yang saat ini menjadi salah satu fokus pemerintah. Bersama petani dan personel kepolisian, Kompol Jusup Purba terlihat bahu-membahu memastikan tanaman jagung tetap tumbuh subur meski menghadapi tantangan alam.
“Kami ingin memastikan tanaman jagung yang menjadi bagian dari program ketahanan pangan ini dapat tumbuh dengan baik dan menghasilkan panen maksimal.

Karena itu, penyiraman dilakukan sebagai langkah antisipasi menghadapi cuaca panas yang terjadi beberapa hari terakhir,” ungkapnya.

Kehadiran Kapolsek di tengah-tengah petani mendapat apresiasi luas dari masyarakat. Tidak sedikit warga yang menilai tindakan tersebut sebagai bentuk kepedulian nyata seorang pemimpin yang mau merasakan langsung perjuangan masyarakat di lapangan.

Program penanaman jagung binaan Polri di Desa Ngaso merupakan salah satu upaya memperkuat ketahanan pangan dari tingkat desa. Dengan pendampingan yang konsisten, diharapkan produksi jagung mampu meningkat sekaligus membantu kesejahteraan petani.

Di tengah berbagai tantangan sektor pertanian, langkah yang dilakukan Kapolsek Ujungbatu menjadi bukti bahwa sinergi antara aparat, pemerintah, dan masyarakat dapat melahirkan kekuatan besar dalam menjaga ketersediaan pangan bangsa.

Aksi sederhana namun penuh makna itu kini menjadi perhatian masyarakat. Banyak yang menilai, ketika seorang pemimpin turun langsung ke sawah dan ladang bersama rakyatnya, maka semangat gotong royong dan ketahanan pangan bukan lagi sekadar slogan, melainkan gerakan nyata yang hidup di tengah masyarakat.
“Polisi bukan hanya menjaga keamanan, tetapi juga hadir membantu petani menjaga masa depan pangan Indonesia.”
(DR)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *